Pembelajaran Kelas Rangkap
(Pembelajaran Kelas Rangkap)

Pembelajaran Kelas Rangkap

Kondisi geografis wilayah Indonesia menyebabkan pemerataan memperoleh pendidikan menjadi masalah yang cukup serius. Baik pemerataan dalam kualitas maupun kuantitas. Hal tersebut juga menyebabkan tidak meratanya penyebaran guru, dan jumlah siswa dalam satu rombongan belajar. Di wilayah tertentu ada sekolah yang memiliki ribuan siswa dengan 50 orang guru, tapi di wilayah yang lain ada SD yang hanya memiliki belasan murid atau ada pula yang hanya memiliki 3 orang guru. Berdasarkan temuan hasil pendataan, dan juga mempertimbangkan efisiensi pendidikan, tanpa meninggalkan prinsip efektivitas, salah satu rekomendasi penting yang banyak menjadi pertimbangan pengambil kebijakan adalah regrouping dan multigrade (pembelajaran kelas rangkap) karena kebijakan ini akan mampu menghemat keuangan Pemda dan mendistribusikan guru secara proporsional.

Dalam kondisi demikian guru SD sebagai ujung tombak pelaksanaan pembelajaran harus mampu melakukan berbagai terobosan, agar proses  pembelajaran tetap dapat berjalan. Meskipun guru harus mengelola 2 atau tiga rombongan belajar secara simultan. Oleh karenanya pembekalan calon guru dengan materi Pembelajaran di Kelas Rangkap (PKR) sangat dibutuhkan pada program S1 PGSD PJJ, untuk dapat membekali mahasiswa menjadi guru profesional.

Untuk itu paket bahan ajar yang akan dikembangkan ini akan berupaya untuk memenuhi kebutuhan diatas, dan sesuai dengan kompetensi mata kuliah Pembelajaran Kelas Rangkap, yang bertujuan mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk melaksanakan peran guru dalam pembelajaran dan pengelolaan kelas rangkap (PKR). Mata kuliah ini menyajikan hakekat perlunya  kelas rangkap, tujuan, fungsi dan manfaat pembelajaran kelas rangkap, model pembelajaran kelas rangkap, prosedur pelaksanaan pembelajaran kelas rangkap, lingkungan sebagai  sumber belajar dan pembelajaran dalam kelompok kecil dan perorangan, yang dirangkum dalam kompetensi mata kuliah agar mahasiswa mampu menguasai konsep-konsep dan prinsip PKR, serta terampil merencanakan dan  mengajar dalam pembelajaran kelas rangkap.

Untuk mencapai kompetensi mata kuliah di atas, mahasiswa perlu mencapai 6 ompetensi dasar, yaitu: (1) memahami konsep dasar  pembelajaran kelas rangkap (PKR) (2) menjelaskan manajemen  pengelolaan  PKR (3) menjelaskan strategi pembelajaran  dalam PKR (4) mampu mengidentifikasi bagaimana pelaksanaan PAKEM dalam PKR (5) mengidentifikasi kompetensi Guru dalam PKR dan melakukan analisis Pelaksanaan PKR, menyusun laporan dan tindak lanjut

Mata kuliah Pembelajaran Kelas Rangkap, dengan beban 2 SKS, merupakan pendukung standar kompetensi guru kelas SD/MI. Mata kuliah ini bertujuan mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk melaksanakan peran guru dalam pembelajaran dan pengelolaan kelas. Mata kuliah ini menyajikan hakekat perlunya  kelas rangkap, tujuan, fungsi dan manfaat pembelajaran kelas rangkap, model pembelajaran kelas rangkap, prosedur pelaksanaan pembelajaran kelas rangkap, lingkungan sebagai  sumber belajar dan pembelajaran dalam kelompok kecil dan perorangan, yang dirangkum dalam kompetensi mata kuliah agar mahasiswa mampu menguasai konsep-konsep dan prinsip PKR, serta terampil merencanakan dan  mengajar dalam pembelajaran kelas rangkap.       

Sesuai dengan beban belajar yang 2 SKS, pengembangan paket bahan ajar Cetak ini akan terdiri dari enam unit bahan ajar cetak (BAC) yang masing-masing unit terdiri dari uraian materi, contoh-contoh nyata dalam pembelajaran, latihan, rangkuman, tes formatif dan kunci jawabannya. Untuk dapat mencapai kompetensi dasar tersebut di atas, materi pembelajaran akan dikembangkan menjadi 6 unit Bahan ajar  yang dijabarkan dalam Garis Besar Program Materi  (GBPM)  sebagai berikut:            

 

Unit 1 :   Konsep Dasar  Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR)

Unit 2 :   Manajemen  Pengelolaan  Pembelajaran Kelas Rangkap

Unit 3 :   Strategi pembelajaran dalam PKR

Unit 4 :   Pelaksanaan PAKEM dalam PKR

Unit 5 :   Kompetensi Guru dalam PKR

Unit 6 :   Analisis Pelaksanaan PKR